Kucing Tidak Mau Minum Air, Apa yang Harus Dilakukan?

Seperti semua binatang, kucing membutuhkan air untuk bertahan hidup. Jika kucing tidak minum air, itu pertanda ada sesuatu yang mengganggu mereka, entah itu penyakit serius atau sesuatu yang sederhana seperti ketidakpuasan dengan kebersihan mangkuk mereka. Penting untuk mencari tahu akar masalahnya sehingga dapat diatasi dengan tepat.

Kucing haus

Karena asupan air sangat penting untuk kesehatan kucing secara keseluruhan, setiap perubahan kebiasaan konsumsi air harus ditangani sesegera mungkin. Tergantung pada alasan di balik keengganan mereka pada mangkuk air, pemilik mungkin dapat memperbaiki masalah ini di rumah.

Namun jika kucing sampai dua hari lebih tidak terlihat minum air atau jika berkurangnya konsumsi air itu disertai dengan gejala atau perilaku yang tidak biasa lainnya, pastikan untuk memeriksakannya ke dokter hewan.

Berapa Banyak Air yang Harus Diminum Kucing?

Menurut Jason (“Dr. J”) Nicholas, BVetMed, kucing membutuhkan sekitar “230-300 ml air per 5 kg berat badannya per hari.” Namun penting untuk diingat bahwa minum bukanlah satu-satunya cara kucing mendapatkan H2O harian mereka. Seperti manusia, kucing juga mendapatkan air dari makanan yang mereka konsumsi. Kucing yang makan makanan basah tidak perlu minum air yang hampir sama banyaknya dengan mereka yang makan makanan kering.

Mengapa Kucing Anda Terkadang Berhenti Minum Air?

Kucing tidak mau minum

Ada beberapa alasan mengapa kucing bisa berhenti minum air. Patrick Mahaney, VMD, seorang dokter hewan holistik di Los Angeles, menemukan bahwa alasan paling umum yang dia lihat adalah bahwa kucing memiliki penyakit yang mendasarinya. “Mereka merasa tidak enak badan dan tidak memiliki keinginan untuk minum,” dia menjelaskan.

Masalah endokrin, seperti penyakit hati, dapat menyebabkan kucing kehilangan rasa hausnya. Penyakit ginjal pada awalnya dapat menyebabkan kucing mengonsumsi lebih banyak air daripada biasanya, tetapi ketika berkembang, ini sering menyebabkan kucing berhenti minum. Kanker juga dapat menekan keinginan kucing untuk minum.

Penting juga untuk mempertimbangkan kondisi mulut kucing. Jika kucing memiliki penyakit periodontal, mereka mungkin tidak minum karena itu menyakitkan.

Sebaliknya, kucing Anda mungkin menghindari mangkuknya karena alasan lain, seperti kenyamanan pribadi mereka. Anda mungkin perlu menilai perasaan kucing tentang kondisi mangkuk airnya, terutama jika tidak ada gejala lain yang muncul. “Kucing Anda membutuhkan dan menginginkan air bersih, jadi cucilah mangkuknya dan ganti airnya setidaknya sekali sehari atau lebih,” tulis Christine O’Brien dari Hill’s.

Mahaney mencatat bahwa kumis kucing sangat sensitif. “Ketika mereka memasukkan wajah mereka ke dalam mangkuk air untuk minum, kumis mereka dapat menyentuh sisi mangkuk itu dan itu dapat menyebabkan ketidaknyamanan,” jelasnya.

Bermain-main dengan kebersihan, ukuran, dan lokasi mangkuk mungkin menjadi cara agar kucing mau minum lagi. Dr. Debora Lichtenberg, VMD melakukan percobaan kecil dengan kucingnya dan menemukan bahwa lokasi mangkuk air berdampak signifikan pada seberapa banyak kucing itu minum. Dia menemukan bahwa memindahkan air dari makanan kucing menyebabkan asupan air yang lebih tinggi.

Saat mengubah pola makan kucing dari makanan kering menjadi makanan basah, pemilik biasanya melihat bahwa kucing mereka minum lebih sedikit air. Karena kucing yang makan makanan basah mendapatkan banyak hidrasi harian dari makanannya, mereka mungkin tidak haus seperti seharusnya. Mungkin saja kucing tidak minum atau minum lebih sedikit karena kebutuhan mereka akan air sudah terpenuhi.

Saat Kucing Anda Tidak Ingin Minum Air

Jika kucing tidak berteriak-teriak mencari air, ada beberapa hal yang bisa dilakukan pemilik untuk mengatasinya. Mahaney memiliki beberapa tips:

– Sajikan makanan yang lebih lembab. Makanan basah mengandung banyak air, jadi mengganti kibble dengan makanan kaleng, semur, atau makanan terhidrasi bisa membuat perbedaan besar dalam asupan air mereka.

– Gantikan air mereka dengan pilihan yang lebih berselera, seperti kaldu ayam rendah sodium, kaldu sapi rendah sodium, atau kaldu tulang.

– Buat kubus air tuna. Ambil cairan dari tuna kalengan dan bekukan di freezer. Setelah kubusnya mengeras, taruhlah satu di atas piring untuk dinikmati kucing Anda. Solusi ini mengubah air menjadi suguhan yang menyenangkan.

Kapan Anda Harus Membawa Kucing ke Dokter Hewan?

Karena air sangat penting bagi kesehatan dan kesejahteraan kucing secara keseluruhan, kurangnya konsumsi air tidak boleh dianggap enteng. Jika kucing sudah 48-72 jam tidak mau minum atau jika perubahan kebiasaan minumnya disertai dengan gejala lain seperti berkurangnya buang air kecil atau besar atau kehilangan nafsu makan, pastikan dokter hewan memeriksanya.

Komentar