Mengapa Kucing Mengeong Secara Berbeda-beda? Ini Penyebabnya

Jika Anda pernah hidup dengan kucing, Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan karakteristik mereka. Anda mungkin juga memperhatikan bahwa kucing mengeluarkan suara mengeong yang berbeda tergantung pada apa yang ingin mereka sampaikan atau capai. Jika Anda bisa mengerti bahasa kucing, Anda akan bisa merawatnya dengan lebih baik. Jadi penting untuk belajar mengenali dan menafsirkan berbagai jenis meong dan apa yang menyebabkannya. Ini akan membantu menciptakan komunikasi yang baik antara pemilik dan kucing dan Anda akan dapat menanggapi setiap kebutuhan atau masalah dengan cepat dan efektif.

Kucing Meong

Via: southbostonanimalhospital

Dalam artikel ini kami menjawab pertanyaan mengapa dia mengeong. Kami menjelaskan alasan hewan ini mengeong dan berbagai jenis meong yang dapat dikeluarkan kucing. Kami juga menjelaskan makna di balik setiap meong yang berbeda dan apakah ada yang mengindikasikan bahwa kucing sedang sakit/bermasalah. Semua ini akan membantu Anda menafsirkan dan memahami kucing Anda sehingga Anda dapat berkomunikasi lebih baik dengan mereka.

Anak kucing mengeong

Meongan kucing adalah caranya berkomunikasi, terutama dengan manusia. Anehnya, kucing dewasa tidak saling mengeong. Mereka berkomunikasi melalui bahasa tubuh, aroma, sentuhan, dan suara-suara lain seperti desisan atau pekikan. Anak-anak kucing, di sisi lain, mengeong untuk berkomunikasi dengan ibu mereka, dengan sesama anak kucing, dan kita.

Kapan mulai mengeong?

Anak kucing mulai mengeong ketika mereka baru berusia beberapa minggu, biasanya antara 3 sampai 4 minggu. Anak-anak mengeong untuk mendapatkan perhatian, seperti bayi manusia. Meongan anak kucing mengomunikasikan bahwa mereka kedinginan, kelaparan, ketakutan, atau kesepian. Ini juga membantu ibu kucing menemukan anak-anaknya jika salah satu dari mereka hilang. Meong ini biasanya tajam dan pendek. Saat anak kucing Anda tumbuh besar, Anda akan melihat bahwa nada dan frekuensi meong mereka berubah.

Mengapa anak kucing sering mengeong?

Jika Anda baru saja mengadopsi seekor bayi kucing, Anda mungkin mendengar bahwa dia mengeong terus-menerus. Mengeong adalah caranya memanggil ibunya, jadi ini mungkin berarti bahwa dia merasa cemas akan perpisahan. Oleh karenanya, sebaiknya biarkan anak kucing tinggal bersama ibu mereka sampai mereka setidaknya berusia dua bulan. Bila ini tidak memungkinkan, cobalah untuk memberikan anak kucing Anda cinta dan perawatan yang dibutuhkannya agar dia nyaman dan betah.

Anak-anak kucing juga mengeong untuk mengomunikasikan perasaan-perasaan lain seperti kelaparan, stres, sakit, atau bahkan sukacita saat melihat Anda.

Mengapa  mengeong pada manusia?

Lantas mengapa kucing juga mengeong pada kita? Mengeong adalah salah satu cara kucing berkomunikasi. Kucing juga menggunakan suara lain seperti geraman, desis, jeritan, dan lainnya untuk berkomunikasi dengan kucing, hewan, dan manusia lainnya. Selain itu, kucing berkomunikasi melalui aroma dan feromon, meskipun manusia tidak dapat melihatnya. Secara teori,mengeong pada manusia karena mereka telah belajar bahwa kita tidak dapat memahami metode komunikasi yang mereka gunakan dengan hewan lain.

Tentu saja, beberapa kucing sangat cerewet, sementara yang lain jarang mengeong. Jika ini masalahnya, Anda mungkin harus mencari dan menafsirkan tanda-tanda komunikasi lain, seperti bahasa tubuh kucing. Anda tidak boleh mengabaikan meongan kucing atau mencoba menghentikannya. Bagaimanapun, mengeong adalah satu-satunya cara kucing agar bisa ‘berbicara’ kepada kita.

Seperti bahasa hewan lainnya, kucing menggunakan berbagai meong untuk memberi tahu kita berbagai hal. Banyak karakteristik meongan kucing saat ini telah berkembang berkat hubungan antara kucing dengan manusia melalui domestikasi. Pernahkah Anda memperhatikan bahwa kadang-kadang kucing yang mengeong bisa terdengar seperti bayi yang menangis? Suara nyanyian kucing bernada tinggi, yang sangat mirip dengan tangisan bayi, memicu respons dari manusia yang diprogram untuk merawat mereka. Bunyi meong membuat kita merespons dengan cepat kebutuhan kucing, sama seperti bayi manusia yang sedang menangis.

Apakah kucing saling mengeong?

Kucing dewasa biasanya tidak berkomunikasi satu sama lain dengan mengeong. Kucing domestik yang telah berada di dekat manusia untuk waktu yang lama kadang-kadang bisa saling mengeong, tetapi ini biasanya di hadapan manusia dan tidak pernah menjadi sarana komunikasi utama mereka. Satu-satunya waktu mengeong yang mungkin merupakan bentuk komunikasi antar kucing adalah ketika kucing birahi mengeong keras untuk mendapatkan perhatian pasangan.

Jenis dan arti meong kucing

Meong Kucing

Via: Amazon

Kata ‘meong’ adalah deskripsi onomatopoeik dari suara standar yang dipancarkan kucing pada manusia. Namun tergantung pada apa yang ingin disampaikan kucing, meong ini bervariasi dalam nada, intensitas, dan frekuensinya. Jika Anda dapat memahami dan menafsirkan perbedaan-perbedaan ini, Anda akan dapat memahami kucing Anda dengan lebih baik.

Berikut adalah beberapa penyebab dan makna umum dari berbagai jenis meong kucing:

Panggilan untuk perhatian

Meong yang jelas dan keras, langsung menyapa Anda, adalah cara kucing meminta perhatian Anda. Kucing itu menginginkan sesuatu dan meminta Anda untuk mendengarkannya. Misalnya, dia mungkin berada di luar dan ingin diijinkan masuk rumah. Jenis meong ini juga dipancarkan ketika kucing tidak dapat melihat Anda dan memanggil Anda, seperti halnya anak kucing yang kehilangan pandangan terhadap induknya.

Salam

Kucing sering mengeong untuk menyambut pemiliknya atau manusia lain yang mereka senangi. Ini bisa berupa meong pendek, seperti ‘halo’ singkat, atau beberapa meong berturut-turut yang mengindikasikan kucing Anda senang melihat Anda.

Birahi

Kucing yang birahi akan mengeong keras dan terus-menerus dengan nada tinggi. Kucing betina mengeong untuk memberi sinyal kepada kucing jantan di sekitarnya bahwa mereka sedang birahi. Masa subur pada kucing disertai dengan menggosok badan, menaikkan panggul, peningkatan buang air kecil, dan gejala lainnya.

Kelaparan

Anda biasanya memberi makan kucing Anda secara teratur agar dia tidak boleh kelaparan. Namun jika Anda lupa mengisi mangkuk kucing atau kucing menginginkan makanan tertentu, seperti ikan kalengan atau sesuatu yang Anda makan, dia mungkin mulai mengeong dengan keras dan terus-menerus sambil menatap Anda. Kucing juga dapat berdiri di samping mangkuknya atau di sebelah makanan yang menarik minatnya untuk membantu Anda memahami apa yang diinginkannya.

Stres

Kucing sangat sensitif terhadap perubahan di lingkungan mereka dan satu cara mereka berkomunikasi adalah dengan mengeong. Jika kucing kita tiba-tiba mulai mengeong lebih dari biasanya, itu mungkin karena perubahan yang telah mengubah rutinitasnya. Ini biasanya meong yang dalam dan keras. Kebosanan dan kesepian juga bisa menjadi penyebab kucing stres. Untuk menghindari kegelisahan pada kucing Anda, perkenalkan perubahan apa pun secara bertahap dan berikan hewan peliharaan Anda lingkungan yang positif dan menarik agar kucing dapat tumbuh dan berkembang.

Kasih sayang

Meong yang lembut dan mellow adalah cara kucing menunjukkan kasih sayang. Ini biasanya disertai dengan menggosokkan sisi wajahnya ke tubuh Anda dan mendengkur. Menjilat, menggigit kecil, dan memukul-mukul Anda pelan dengan cakarnya juga merupakan bagian dari cara kucing menyambut Anda dengan gembira atau menunjukkan kasih sayang.

Mengoceh

Beberapa kucing lebih ‘cerewet’ daripada yang lain dan mungkin mencoba untuk berkomunikasi dengan Anda dalam bentuk meong yang diulang atau ocehan. Meskipun kita tidak berbicara dalam bahasa yang sama, ini mungkin cara mereka menanggapi suara yang kita buat ketika kita berbicara dengan mereka.

Tidak enak badan

Kucing juga bisa mengeong ketika mereka merasa sakit atau tidak nyaman. Bisa jadi Anda tidak sengaja menginjak ekor kucing Anda atau kakinya tersangkut di tempat yang sempit. Namun jika kucing memanggil Anda dengan suara keras dan berlarut-larut dan Anda tidak dapat menghubungkannya dengan penyebab di atas, periksalah tubuh dan sekitarnya untuk melihat apakah ada masalah. Ingatlah bahwa banyak kucing yang sakit tidak mengeong, tetapi bersembunyi, tampak apatis, atau berhenti makan. Awasi tanda-tanda penyakit pada kucing Anda dan jangan sampai kucing menderita sendirian.

Berkelahi

Jika seekor kucing dalam posisi bertahan atau akan menyerang kucing atau binatang lain, dia mungkin akan mengeluarkan suara keras yang terdengar lebih seperti gonggongan atau teriakan. Dalam kasus-kasus seperti itu, bulu yang tegak, telinga yang terlipat, mulut yang terbuka, dan ekor yang terangkat biasanya menyertai suara-suara itu. Jika kucing Anda dalam situasi perkelahian, cobalah menenangkannya secepat mungkin untuk menghindari luka.

Jangan pernah mengabaikannya atau memarahinya karena terlalu banyak. Cobalah untuk memahami apa arti meong. Ini akan membantu Anda merespons dengan lebih baik kebutuhan kucing Anda dan mencegah atau menyelesaikan masalah apa pun.

Komentar